LARANTUKA — Situasi kondusif pasca-konflik di Adonara Timur, Kab. Flores Timur terus diperkuat melalui Sinergitas para aparat dan kesadaran hukum masyarakat yang semakin tinggi. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya Komandan Kodim (Dandim) 1624/Flores Timur Letkol Inf Erly Merlian, S.I.P. untuk menyaksikan langsung proses penyerahan senjata api rakitan (senpira) oleh warga secara sukarela kepada pihak Kepolisian yang dipimpin oleh Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra, S.I.K. Penyerahan ini menjadi bukti nyata komitmen bersama untuk menjaga perdamaian yang berkelanjutan di wilayah tersebut, Senin ( 18/05/2026 ).
Sinergi yang kuat antara TNI dan Polri terbukti menjadi kunci utama dalam memulihkan situasi sosial kemasyarakatan pasca-konflik. Kehadiran jajaran Kodim 1624/Flores Timur dalam momentum ini merupakan bentuk dukungan moral sekaligus pengawalan terhadap proses rekonsiliasi warga. Melalui pendekatan humanis dan edukasi persuasif yang konsisten dilakukan oleh aparat di lapangan, kesadaran hukum warga meningkat drastis. Langkah preventif melalui penyerahan senpira secara sukarela ini dinilai sangat efektif untuk memutus potensi konflik susulan di masa depan.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1624/Flotim, Letkol Inf Erly Merlian, S.I.P. menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada warga Dusun Bele yang dengan kebesaran hati menyerahkan senjata rakitan mereka serta pihak Kepolisian yang telah berhasil memberikan himbauan-himbauan kepada masyarakat. Beliau juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kondusivitas di wilayah serta memperkokoh persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI. (Kamtibmas).
"Kami sangat mengapresiasi langkah maju yang diambil oleh warga Dusun Belle. Menyerahkan senjata api rakitan secara sukarela adalah bukti nyata bahwa masyarakat merindukan kedamaian dan ingin hidup tenang. TNI bersama Polri akan selalu hadir untuk menjamin keberlangsungan permberdayaan wilayah, namun pondasi utama perdamaian itu ada di tangan masyarakat sendiri. Mari kita rajut kembali tali persaudaraan dan fokus pada pembangunan desa," ujar Dandim 1624/Flores Timur.
Dengan penyerahan senjata ini, diharapkan ketenangan di Dusun Bele dapat terus terjaga dan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam menyelesaikan dinamika sosial secara damai dan berlandaskan musyawarah mufakat dengan di dorong oleh kesadaran akan hukum.